Algoritma Tagihan kWh
17 November, 2022
Harmonisa lebih dekat dan lebih dalam
kita telah pahami apa itu harmonisa, apa penyebabnya, dan akibat yang telah ditimbulkannya. Untuk memahami lebih jauh lagi agar kita mengetahui apa langkah-langkah tepat yang harus dilakukan dalam mengatahi problem harmonisa ini, baik dari sisi pemakai tenaga listrik maupun bagi penyedia tenaga listrik.
Untuk aplikasi nyata dibutuhkan suatu peralatan listrik yang mampu mengukur dan menghitung hamonisa yang terjadi. Pada umumnya peralatan listrik mampu mengukur dan mengitung harmonisa cukup mahal dibandingkan alat ukur tenaga listrik yang biasa. Oleh sebab itu dibuatlah aplikasi perangkat lunak simulasi (software) guna mampu memahami apa yang terjadi terhadap, tegangan, arus, dan power, serta arus neutral dan total harmonic distortion.
Software bisa didownload dengan gratis dengan menghubungi kami disini
.
Cara kerja software
dalam software terdapat 4 macam fungsi
Signal Generator :
Berfungsi untuk membangkitkan signal sinusoidal dalam rangka
F_Normal = 50Hz
T_Normal = 0.02
Harm_max = 14
F_Sampling = 0.5 kSps sampai 1000ksps
T_Sampling = 1uS sampai 2ms
n_Sampling = 30.000 sampling
SignalRms = sett in Table
SignalAmp = sqrt(2) * SignalRms
Signal = SignalAmp * sin((2*pi*F(orde)* T_Sampling) – SudutGeser)
SignalFund. = Signal(0orde)
SignalHarm. = Signal(0orde)+Signal(1orde)+..+Signal(13orde)
Pengukuran :
tidak ada Low Pass Filter karena tidak ada nilai DC,
tidak ada High Pass Filter karena frekuensi dibawah 50Hz tidak di generate,
semua signal digenerate mengguankan maksimal 1000kSps degan
variable 64bit double precission floating point.
SpeedV,I,P = maksimal 1000ksps
ValueV,I,P = 64bit precission floating point (almost true value) ieee754-2008
Vn,In = From Function Signal Generator
Vrms = sqrt(sum(sqr(Vn))/n_Sampling)
Irms = sqrt(sum(sqr(In))/n_Sampling)
P = sum(Vn x In) / n_Sampling
P+ = if P>=0
P- = if P<0
Ptotal = P1+P2+P3 (1,2,3 = r,s,t = phase)
Ptotal+ = if Ptotal>=0
Ptotal- = if Ptotal<0
P_Algo1 = Ptoal(+)
P_Algo2 = Ptoal(+) + PTotal(-)
P_Algo3 = Ptoal(+), Ptotal(-)
P_Algo4 = Ptoal(+) + abs(Ptotal(-))
Prhitungan :
sumber http://en.wikipedia.org/wiki/Total_harmonic_distortion
I_Neutral = Signal(I1)+Signal(I2)+Signal(I3)
THD_Rms = (sqr(rms2)+sqr(rms3)+sqr(rms4)+...+sqr(rms14))/sqr(rms1)
THD_Power = (P_total – P(1)) / P(1)
keterangan
Tombol
[Open] = membuka konfigurasi harmonisa arus dan tegangan
[Save] = menyimpan konfigurasi harmonisa arus dan tegangan
[About] = melihat informasi pembuat aplikasi ini
[Harm.] = melakukan analisa Harmonisa
[Fund.] = melakukan analisa pada frekuensi fundamental saja
[Update] = untuk menyimpan nilai dari slider ke aktif table harmonisa
Slider
PF = mengatur Power Factor (cosphi), nilai antara -1 sampai 1
= mengatur nilai tegangan dan arus pada tabel harmonisa. dengan cara klik terlebih dahulu nilai arus atau tegangan (volt dan ampere)
= nilai tegangan 0 V sampai 300 V
= nilai arus 0 A sampai 50 A
Fsampl. = mengatur jumlah frekuensi sampling 0.5 kHz sampai 1000 kHz
Cara pengoreasian
Uji coba
masing-masing di ujicoba dengan CosPhi 1,0.85,0.5,-0.5,-0.85,-1
dan diperoleh signal dan analisa
Hasil ujicoba ada di file
setimbang.rar
tdksetimbang.rar
dan tool software ada di software.rar
Analisa dari hasil uji
Terlihat dari hasil uji bahwa jika kita bandingkan antara fundamental dengan harmonisa ringan dan fundamental berat pada beban setimbang
Kesimpulan dan komentar:
Saran dan Pesan
Mochammad Nu’man
mnuman@fulindo.co.id